Kunjungan Kerja Ke PT Great Asia Link Dalam Rangka Program Mobil Listrik Nasional

Pada tanggal 28 Desember 2017 yang lalu BPPT menyertakan Penelitinya dalam Rapat dan Kunjungan Kerja yang di koordinasi oleh Kemenko Maritim ke Pabrik Mobil Listrik PT. Grain (Great Asia Link) , yang terletak di kawasan Industri di Gresik , Jawa Timur.  Tujuan Kunjungan adalah untuk melihat dari dekat aktifitas pabrik dan kelanjutan produksi di masa depan dalam rangka percepatan program mobil  listrik Nasional.

Menurut Komisaris PT Grain, Bapak Sukotjo, PT Grain adalah satu-satunya pabrik Mobil Listrik di Indonesia yang telah mendapatkan NIK dari Kementrian Perindustrian sehingga secara sah dapat memproduksi serta dapat mendapatkan STNK dan BPKB, beberapa hasil produksi prototipenya juga sudah melakukan uji tipe dan laik jalan. Sejak beberapa tahun lalu pabrik ini “berhenti sementara”  dan hanya melakukan sales terbatas kendaraan listrik jenis pickup  untuk angkutan2 barang di proyek-proyek yang memerlukan. Dari diskusi Tim dan Pihak pabrikan, untuk memproduksi masal mereka masih melihat pasar dan berharap akan adanya PERPRES yang mendukung produksi dan sales untuk membuka pasar yang lebih besar, karena dengan kondisi pasar, infrastruktur dan kebijakan tentang mobil listrik yang ada belum mendukung sepenuhnya, sehingga harga dari produksi yang masih terbatas masih diatas level psikologis (mahal) , dengan harga yang ditawarkan sekarang untuk kendaraan penumpang sedan mini, misalnya , dibanding dengan pabrikan jepang ber BBM yang diproduksi masal dan dengan kualitas dan after sales yang lebih tinggi pastinya masyarakat kita masih memilih “Jepangan” .

Saat ini beberapa part body dan kelistrikan, maupun batere masih didatangkan dari berbagai sumber dari luar, dan dirakit secara terbatas, sehingga untuk pengembangan kedepan diperlukan bantuan litbang dari dalam negeri, mereka siap bekerja sama baik dengan industri dalam negeri maupun Lembaga/Badan penelitian. Saat ini mereka melakukan pengembangan speed controller dengan Politeknik ITS,  mesin listrik kelak dengan PT. PINDAD, Batere dengan Konsorsium Batere Lithium Indonesia, dan mereka akan senang jika BPPT juga ikut berkolaborasi dengan mereka. Sehingga kelak sepenuhnya produksi dapat memiliki TKDN yang tinggi.

Kunjungan diakhiri dengan uji coba tipe-tipe kendaraan listrik yang di hasilkan dan peninjauan ke lokasi perakitan.

(Ganesha, Bidang Kelistrikan – B2TKE)

spacer

Leave a reply