B2TKE Persiapkan Pengadaan Fasilitas Uji Produk Modul Surya Nasional

Fokus terhadap penerapan teknologi energi baru dan terbarukan Nasional, Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) siapkan pengadaan fasilitas pengujian produk modul surya sesuai SNI IEC 61215 pada Tahun Anggaran 2018 ini.

Senin (5/3), Kepala Bidang Teknologi Kelistrikan B2TKE, Sudirman Palaloi menyampaikan bahwa fasilitas uji ini nantinya akan melengkapi Laboratorium Pengujian Komponen dan Sistem Fotovoltaik (LPKSF) milik B2TKE yang telah terakreditasi ISO 17025 sebagai Laboratorium Pengujian.

Lebih lanjut, Sudirman mengungkapkan, “LPKSF menjadi referensi pengujian komponen dan sistem fotovoltaik di Indonesia yang  telah melayani lebih dari 500 pengujian modul surya dan komponen sistem PLTS lainnya dari 100 perusahaan, baik dalam maupun luar negeri”.

Terdapat  berbagai  merk  dan  tipe  modul surya dengan berbagai kualitas yang dipasarkan di  Indonesia, B2TKE hadir untuk melakukan uji kinerja modul surya, guna menjamin kualitas dan melindungi konsumen.

“Khusus untuk kararakteristik modul PV, belum ada di Indonesia, sehingga produsen lokal harus mengujikan keluar negeri. Ini menjadikan kehadiran lab PV nasional berdasarkan SNI IEC 61215 sangat penting”, ungkap Sudirman.

Pengadaan fasilitas uji produk modul surya ini mendukung  program  pemerintah di bidang pengembangan energi surya fotovoltaik untuk kelistrikan. Laboratorium  pengujian  modul PV dapat  dijadikan  rujukan  oleh Pemerintah  dalam  menetapkan kebijakan  pemberlakukan SNI wajib untuk SNI 61215. Laboratorium ini juga dapat dijadikan laboratorium acuan nasional bagi industri modul surya, sehingga akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas modul surya dalam negeri, serta mengefisienkan biaya produksi.

(layanan)

spacer

Leave a reply